You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Salah satu pengguna KRL manfaatkan fasilitas pelican crossing di Stasiun Cikini
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Pelican Crossing di Stasiun Cikini Disambut Positif Masyarakat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan uji coba pelican crossing di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, sebagai upaya memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna KRL commuter line.

"Lebih cepat dan tinggal langsung nyebrang,"

Uji coba ini menjadi respons atas banyaknya aduan penumpang yang sebelumnya harus memanjat pagar atau berjalan jauh untuk keluar-masuk stasiun karena akses resmi hanya tersedia di sisi utara dan selatan. Meskipun pagar sudah ditinggikan oleh PT KAI, kebiasaan memanjat tetap terjadi dan dinilai berisiko bagi keselamatan pengguna.

Uji coba pelican crossing ini memberikan jalur penyeberangan langsung di area tengah stasiun, tepatnya ke Jalan Peganggsaan Dua, sehingga penumpang dapat menyeberang dengan lebih cepat dan teratur. Keberadaan pelican crossing disambut positif pengguna commuter line, dan menjadi solusi positif bagi aksesibilitas penumpang di Stasiun Cikini.

Pelican Crossing di Stasiun Cikini Permudah Akses Masyarakat

Fazri (33), warga Cibinong, Bogor, yang setiap hari menggunakan commuter line dari Stasiun Cikini, menyambut baik uji coba ini. Menurutnya, keberadaan pelican crossing ini cukup membantu dan efektif untuk pengguna KRL.

“Trotoar di pinggir stasiun sempit dan tidak ada atap, kalau hujan harus muter dan lari-larian. Apalagi saat jam padat, penumpang menumpuk. Dengan adanya pelican crossing ini, lebih cepat dan tinggal langsung nyebrang,” ujar Fazri, Senin (15/9).

Fazri menyampaikan, fasilitas ini mengurangi kepadatan di akses stasiun sisi utara dan selatan karena keberadaan kendaraan umum dan ojek daring. Ia menilai, pelican crossing membuat perjalanan dari stasiun ke kantor menjadi lebih efisien dan nyaman.

“Kalau begini kan enak, kita nyebrang langsung ke trotoar seberang yang sudah bagus dan lebar,” katanya.

Hal senada diungkapkan Wiwid, warga Bojong Gede, yang juga merasa terbantu dengan adanya pelican crossing. Terlebih, trotoar di seberang stasiun juga sudah diperbaiki sehingga memudahkan pejalan kaki untuk melanjutkan perjalanan.

“Karena pagarnya ditinggikan jadi harus muter jauh, banyak juga yang manjat. Alhamdulillah, sekarang tidak harus muter jauh lagi, jadi lebih cepat dan tidak capek,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya fasilitas ini, arus keluar masuk stasiun menjadi lebih tertib dan tidak menimbulkan penumpukan di pintu akses utara maupun selatan.

“Sangat bagus, yang penting tidak digunakan mangkal angkutan umum. Waktu untuk menyeberang juga jadi cepat. Ini sangat membantu,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1618 personFakhrizal Fakhri
  2. 20 Motor Dikenakan Sanksi Cabut Pentil di Menteng

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1190 personFolmer
  3. Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

    access_time14-06-2026 remove_red_eye1153 personFolmer
  4. Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

    access_time13-06-2026 remove_red_eye1055 personTiyo Surya Sakti
  5. MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

    access_time12-06-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing